Rumah Sakit Sentosa Bogor Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Melalui Pelatihan Komunikasi Efektif dan Pelayanan Prima

Bogor, 21 Juli 2025 — Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang lebih humanis dan profesional, Rumah Sakit Sentosa melakukan pelatihan komunikasi efektif dan pelayanan prima dengan berkolaborasi bersama Bank Mandiri. Program pelatihan ini menjadi salah satu langkah strategis Rumah Sakit dalam menghadapi tantangan pelayanan publik di sektor kesehatan yang semakin kompleks.

Direktur RS Sentosa, dr. Vidi Indrawan, menyampaikan bahwa komunikasi yang jelas, empatik, dan tepat sasaran merupakan kunci dalam membangun kepercayaan pasien terhadap tenaga kesehatan.

“Seringkali kendala bukan hanya berasal dari aspek medis, tetapi juga dari kurangnya pemahaman antara pasien dan penyedia layanan. Melalui komunikasi yang efektif, kita tidak hanya menjelaskan diagnosis dan terapi, tapi juga menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi pasien,” ujarnya dalam sambutan pelatihan yang diadakan di Aula Srikandi RS Sentosa.

Program serta pelatihan Komunikasi Efektif dan Pelayanan Prima yang diadakan yaitu mengenai :

1. Pelatihan dan Evaluasi Berkala

Program ini mencakup pelatihan rutin bagi seluruh tenaga medis dan nonmedis dalam hal komunikasi interpersonal, teknik mendengarkan aktif, pelayanan berbasis empati, serta manajemen konflik dengan pendekatan solutif. Tim pengembangan mutu internal RS Sentosa juga membentuk unit pemantau yang bertugas mengevaluasi proses komunikasi di berbagai lini layanan, mulai dari pendaftaran hingga rawat inap.

Pelatihan dilakukan secara bertahap dalam bentuk workshop, role play kasus nyata, dan bimbingan teknis langsung di lapangan. Tenaga kesehatan didorong untuk tidak hanya menjadi komunikator yang baik, tetapi juga pendengar aktif yang mampu memahami kebutuhan pasien secara menyeluruh.

2. Fokus pada Kepuasan dan Keselamatan Pasien

Selain meningkatkan kepuasan pasien, strategi ini juga bertujuan untuk meminimalkan risiko kesalahan medis akibat miskomunikasi. Dalam evaluasi sebelumnya, RS Sentosa mencatat bahwa sebagian besar keluhan pasien berasal dari kurangnya informasi atau penjelasan dari tenaga medis terkait kondisi kesehatan mereka.

Dengan implementasi program serta pelatihan ini, rumah sakit menargetkan peningkatan skor Indeks Kepuasan Pasien (IKP) hingga 15% pada akhir tahun 2025 atau diatas 95% .

3. Kolaborasi dan Komitmen Berkelanjutan

Komitmen terhadap pelayanan prima ini tidak berhenti pada pelatihan semata. RS Sentosa juga membangun sistem umpan balik dua arah, di mana pasien dapat memberikan penilaian langsung terhadap pelayanan yang diterima, dan saran tersebut akan dijadikan dasar perbaikan layanan secara berkala.

“Kami percaya bahwa pelayanan kesehatan yang bermutu harus berlandaskan komunikasi yang transparan dan sikap yang profesional. Ini bukan hanya tugas tenaga medis, tapi seluruh bagian dari rumah sakit dengan Motto kami yaitu Kepuasan Pasien adalah Prioritas Kebahagiaan Kami,” tambah dr. Vidi Indrawan.

Dengan rangka HUT RS Sentosa ke 18 dengan tema “Sinergi, Inovasi dan Berkarya Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan di RS Sentosa Bogor” kami berkomitmen menjadi rumah sakit yang tidak hanya menyembuhkan, tetapi juga mendengarkan dan memahami setiap pasien sebagai pribadi yang utuh.